Berapa Jumlah Huruf Hijaiyah yang Sebenarnya?

Table of Contents

Pernahkah Anda bertanya-tanya, sebenarnya ada berapa sih jumlah huruf hijaiyah itu? Apakah 28 atau 29 atau justru 30? Pertanyaan ini sering muncul di benak para pemula yang baru mulai berkenalan dengan abjad Arab. Tenang, Anda tidak sendirian. Banyak yang merasa kebingungan karena perbedaan penyebutan di berbagai buku panduan dasar.

Mari kita bahas tuntas dengan santai, sembari menyeduh secangkir kopi dan meresapi keindahan di balik deretan aksara ini. 

Ilustrasi dibuat menggunakan Gemini

Apa itu Huruf Hijaiyah? 

Huruf hijaiyah adalah abjad Arab yang menjadi dasar utama dalam membaca Al-Qur'an dan literatur bahasa Arab. Bagi kita yang tumbuh di lingkungan pesantren atau sekolah agama, mengenal huruf-huruf ini adalah langkah awal yang sangat berkesan. Bukan sekadar belajar menyuarakan bunyi, tapi belajar mengenal kalam ilahi secara perlahan. 

Secara umum, huruf hijaiyah yang kita kenal sebagai fondasi utama berjumlah 28 huruf. Urutannya dimulai dari Alif sampai dengan Ya. Namun, dalam ruang-ruang pengajian, kita sering mendengar angka 29. Lantas, mana yang benar? 

Berapa Jumlah Huruf Hijaiyah? 

Jumlah yang dianggap standar oleh mayoritas ulama dan ahli bahasa adalah 28 huruf. Penambahan menjadi 29 huruf biasanya terjadi karena huruf Hamzah (ء) dianggap sebagai huruf yang berdiri sendiri, terpisah dari Alif (ا). Bahkan, ada pula yang menggenapkannya menjadi 30 dengan memasukkan Lam-Alif (لا) sebagai satu kesatuan bentuk, meskipun sejatinya ia adalah gabungan dari huruf Lam dan Alif.

Agar lebih mudah dipahami dan dihafal, berikut adalah tabel lengkap huruf hijaiyah beserta cara membacanya:

Huruf Cara Baca Huruf Cara Baca Huruf Cara Baca
ا Alif ب Ba ت Ta
ث Tsa ج Jim ح Ha
خ Kha د Dal ذ Dzal
ر Ra ز Zai س Sin
ش Syin ص Shad ض Dhad
ط Tha ظ Dzha ع 'Ain
غ Ghain ف Fa ق Qaf
ك Kaf ل Lam م Mim
ن Nun و Wawu هـ Ha
ء Hamzah ي Ya لا Lam-Alif
Pada tabel saya cantumkan 30 huruf karena mengikuti yang lebih lengkap saja yang lebih banyak. Saya menambahkan hamzah dan juga lam alif.

Jadi, tidak perlu lagi ragu atau bimbang. Jika Anda menyebut 28, itu merujuk pada huruf dasar. Jika Anda menyebut 29, berarti Anda menghitung Hamzah sebagai huruf mandiri. Keduanya benar, tergantung dari sudut pandang mana kita menelusurinya.

Mengapa Mengenal Hijaiyah Itu Penting? 

Belajar hijaiyah di tahun 2026 ini mungkin terasa berbeda dengan masa lalu. Layar gawai dan kecerdasan buatan menawarkan banyak jalan pintas. Namun, esensinya tetap sama: mendekatkan diri pada makna. Mengenal abjad Arab bukan hanya soal teknis membaca susunan kata, melainkan tentang ketelatenan jiwa. 

Saat Anda mengeja satu per satu huruf, dari Ba yang memiliki satu titik di bawah hingga Syin dengan tiga titik di atasnya, Anda sejatinya sedang melatih kesabaran. Jika dalam perjalanannya Anda merasa kesulitan atau sering melakukan kekeliruan pelafalan, jangan lekas berkecil hati. 

Anda bisa merenungkan pesan dalam tulisan saya tentang pandangan Gus Baha tentang kesalahan manusia, bahwa manusia memang tempatnya salah, dan dari sanalah kita belajar memperbaiki diri. 

Tips Mudah Belajar Abjad Arab 

Saya ada tiga tips semoga bisa membantu dalam memahami abjad arab yang disebut huruf hijaiyah.

Dengarkan Pelafalan yang Benar 

Mulailah dengan membiasakan telinga. Jangan terburu-buru menghafal bentuk jika pendengaran Anda belum akrab dengan makhraj atau tempat keluarnya bunyi huruf tersebut. 

Kenali Harakat (Tanda Baca)

Huruf hijaiyah tanpa harakat ibarat raga tanpa napas, tentu bagi yang belum bisa membaca tulisan arab gundul, ya. Dengan harakat fathah, kasrah, dan dhommah, sebuah huruf baru memiliki nyawa dan bunyi yang utuh. 

Jaga Konsistensi

Lebih baik berlatih lima menit setiap hari dengan hati yang lapang, daripada belajar satu jam penuh namun diliputi rasa penat. 

Jika suatu saat Anda merasa lelah dengan rutinitas belajar, cobalah menepi sejenak. Seperti yang pernah saya singgung saat mengulas buku tentang merawat rasa lelah, beristirahat adalah hak jiwa yang tak boleh diabaikan. 

Penutup 

Belajar huruf hijaiyah adalah perjalanan spiritual yang tidak dibatasi oleh usia. Tidak peduli di titik mana Anda memulai hari ini, pintu untuk mengenal lebih dalam selalu terbuka lebar. Setiap usaha kecil yang Anda lakukan untuk mengeja abjad Arab adalah bagian dari ibadah yang akan membuahkan ketentraman di masa depan.

Ahad kemarin, alhamdulillah saya bisa menghadiri rutinan Ahad Kliwon acara selapanan alumni An Nur yang tinggal di Bantul. Acara berjalan lancar dengan menutup jalan. Meskipun kami bawa anak dua, alhamdulillah terkondisikan. Yusuf sampai tertidur di acara ketika acara sudah menginjak jadwal makan. Selesai acara saya membantu membereskan tempat hingga jalan bisa dilewati kembali.
Qowim Musthofa
Qowim Musthofa Blogger yang tinggal di Bantul. Mengajar di Institut Ilmu al-Qur'an (IIQ) An-Nur Yogyakarta. Terima kasih telah berkunjung. Korespondensi melalui surel: janurmusthofa@gmail.com

Post a Comment