Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tentang Saya

Nama saya Qowim, lengkapnya Qowim Musthofa. Biasanya saya dipanggil Qowim. Seingat saya jarang sekali orang yang memanggil Musthofa. Saya lahir di Kudus Jawa Tengah, kota kelahiran saya yang pertama. Sejak 2005 saya tinggal di Bantul tinggal di pesantren An Nur Bantul Yogyakarta, kini saya tinggal di sekitar kawasan pesantren An Nur dengan istri dan anak saya.

Bantul bagi saya adalah kota kelahiran saya yang kedua, banyak sekali hal-hal yang mengubah hidup saya selama tinggal di Bantul, tidak hanya soal pemikiran, tetapi juga dalam hal menjalani dan mengartikan hidup.

Secara akademik saya pernah sekolah di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) An Nur, sekarang sudah berubah menjadi IIQ An Nur. Di kampus tersebut saya ambil jurusan Ushuludin program studi Tafsir Hadis. Tak lama setelah lulus, saya melanjutkan sekolah di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ijazah yang saya dapatkan adalah bukti bahwa saya pernah sekolah, bukan berarti menjadi bukti bahwa saya telah berpikir. Sebab berpikir dan sekolah sering kali tidak berbanding lurus. Ada yang tidak sekolah tapi gagasannya bisa mengubah dunia, ada yang sekolah namun tidak bisa berbuat apa-apa selain mengeluh dan banyak omongnya.

Semua tergantung pada niat dan tujuannya. Saya tidak sedang meremehkan sekolah, poin saya adalah berpikir tidak hanya diajarkan di sekolah, tetapi juga di potongan-potongan kecil di setiap kejadian yang sudah atau sedang kita alami.

Saya suka membaca, minum kopi, dan menulis. Membaca bagi saya adalah memberikan gizi pada ruhani, minum kopi memberi asupan pada tubuh, dan menulis adalah olah raga yang tepat agar tubuh dan rohani tidak obesitas.

Menulis bagi saya adalah sarana untuk menyalurkan diri, sebab dengan menulislah saya merasa bahwa saya akan menjadi lebih baik.

Saya masih meyakini bahwa menulis adalah pekerjaan untuk mengada "being" di samping melatih berbahasa dengan baik dan mencurahkan pikiran, menulis juga menentramkan bagi saya. Ada kepuasan yang luar biasa setelah selesai menulis.

Saya termasuk orang yang suka membeli buku-buku, mungkin karena itu saya berkecimpung di bisnis penjualan buku.

Buku bagi saya adalah investasi dan harta yang berharga, saya selalu tidak iklas jika buku saya hilang. Saya bisa meminimalisir kepemilikan pakaian, tapi tidak untuk buku.

Saya termasuk orang yang bisa berlama-lama di dalam rumah dan sendiri. Saya tidak begitu suka dengan keramaian. Mungkin ini salah satu yang tidak disukai oleh istri saya.

Kesibukan saya sehari-hari adalah ngajar di kampus dan pesantren, penjual buku online di loka pasar, mengelola situs web, dan kegiatan-kegiatan yang lain lumrahnya sebagai suami sekaligus bapak.

Saya sering tidak bisa mengelola waktu dengan baik, saya sering teledor, fokus terlalu banyak di satu sisi, pada saat yang sama kewajiban saya yang lain keteteran.

Meski demikian, saya sering tidak peduli. Sebab saya selalu yakin bahwa semua akan selesai pada waktunya, pada titiknya sendiri-sendiri.

Saya juga termasuk orang yang tidak bisa merencanakan sesuatu dengan baik, saya sering kali melakukan sesuatu dengan cara mengalir saja seperti air. Sebab saya masih menganggap bahwa rencana akan membuat saya sendiri menjadi kecewa.

Meskipun demikian, bukan berarti sama sekali tidak peduli dengan perencanaan. Sesuatu yang bersifat mengikat dan komunal, saya melakukannya sesuai target dan kesepakatan.

Demikian perkenalan saya, semoga dengan membaca blog ini bisa membawa manfaat bagi saya sendiri, dan njenengan semuanya.

salam hangat
Qowim

Berlangganan via Email