Cara Membuat Akun ORCID untuk Dosen dan Peneliti (Panduan Lengkap & Terintegrasi)
Pengantar
Sebagai seorang dosen, peneliti, atau akademisi, merekam jejak digital publikasi ilmiah adalah sebuah keharusan. Memiliki identitas digital yang valid memastikan bahwa setiap karya tulis yang Anda rilis tidak diklaim oleh orang lain akibat kesamaan nama (disambiguasi nama). Di era digital ini, ada banyak sekali platform pengindeks reputasi akademis yang bisa digunakan, mulai dari Google Scholar, Publons, Scopus, PubMed, BASE, hingga SINTA.
Namun, dari sekian banyak platform pengindeks tersebut, satu identitas wajib yang tidak boleh luput untuk Anda miliki adalah ORCID (Open Researcher and Contributor ID). Mengapa? Karena ORCID berfungsi sebagai jembatan universal atau "KTP Digital" peneliti yang terintegrasi secara otomatis dengan berbagai ekosistem publikasi global. Baik saat Anda merilis penelitian umum maupun kajian khusus, pencantuman ID ORCID akan sangat membantu reputasi keterbacaan karya Anda di mesin pencari akademis global seperti BASE, PubMed, maupun Publons.
Pencantuman ID ORCID mencegah tertukarnya sitasi karya ilmiah akibat kemiripan nama. Selain itu, ORCID dapat menarik metadata artikel yang sudah memiliki nomor DOI secara otomatis dalam hitungan detik.
Mengingat krusialnya fungsi platform ini, jurnal-jurnal bereputasi nasional dan internasional kini mewajibkan para penulisnya untuk menyertakan ID ini pada proses submitting metadata. Proses ini menjadi bagian penting saat mengelola alur penerbitan sebagaimana pernah saya ulas dalam catatan repotnya mengelola jurnal ilmiah di perguruan tinggi. Oleh sebab itu, kali ini saya akan membagikan panduan praktis mengenai cara mudah dan cepat membuat akun di ORCID yang bisa langsung Anda praktikkan.
Langkah-Langkah Membuat Akun ORCID
- Kunjungi situs resmi di alamat orcid.org.
- Arahkan kursor ke pojok kanan atas layar Anda, lalu klik tombol
Sign In / Register . - Pilih opsi Register Now untuk memulai lembar formulir pendaftaran baru.
- Isilah 3 tahap pendaftaran utama yang diminta secara berurutan:
- Tahap 1: Masukkan nama depan, nama belakang, beserta email utama dan email alternatif Anda.
- Tahap 2: Buat kata sandi (password) yang kuat dan aman.
- Tahap 3: Atur visibilitas akun Anda (sangat disarankan memilih opsi "Everyone" agar karya Anda dapat diindeks publik) dan setujui syarat ketentuan.
- Buka kotak masuk email yang Anda daftarkan, lalu temukan pesan dari ORCID untuk melakukan konfirmasi dan verifikasi link email. Tahap verifikasi ini wajib diselesaikan agar akun Anda aktif sepenuhnya.
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan registrasi di atas, Anda disarankan untuk langsung masuk ke dasbor dan melengkapi profil peneliti Anda. Mulailah dengan menambahkan riwayat afiliasi institusi tempat mengajar, riwayat pekerjaan, kualifikasi pendidikan, hingga mengimpor daftar artikel ilmiah yang pernah Anda terbitkan. Jika artikel Anda sudah memiliki nomor DOI (Digital Object Identifier), sistem ORCID dapat menarik data metadata artikel Anda secara otomatis dalam hitungan detik.
Proses ini akan semakin rapi jika disandingkan dengan teknik menulis daftar pustaka jurnal online secara otomatis. Ketepatan pengisian metadata ini juga sangat berguna ketika Anda memetakan kerangka riset, seperti ulasan saya mengenai perbedaan subjek dan objek penelitian.
Di Mana Letak Nomor ID ORCID Anda?
Bagi pemula, pertanyaan ini paling sering ditanyakan saat dimintai data oleh pengelola jurnal. Ketika Anda berhasil masuk (login) ke halaman utama profil pribadi Anda, silakan alihkan pandangan ke kolom sebelah kiri atas dasbor halaman.
Format pencantuman tautan identitas Anda akan tampak seperti ini:
Kombinasi 16 digit deretan nomor unik di atas itulah yang menjadi nomor ID ORCID mutlak milik Anda. Pastikan untuk mencatatnya dengan baik agar memudahkan pengisian lembar formulir saat Anda melakukan publikasi ilmiah di masa mendatang.
Penutup
Cukup mudah dan cepat, bukan? Membangun rekam jejak riset profesional memang harus diawali dari pengelolaan administrasi digital yang rapi. Semoga tutorial singkat ini bermanfaat untuk menunjang aktivitas riset Anda. Jika Anda mengalami kendala teknis atau memiliki pertanyaan lanjutan seputar sinkronisasi akun, jangan ragu untuk menuliskan pertanyaan Anda pada kolom komentar di bawah ini!
Posting Komentar