Berjamaah Menyebut Asma Allah
![]() |
| Belalang di atas topi (dok. pribadi 2024) |
Judul tulisan ini adalah penggalan bait pertama dalam lagu berjudul Doa dari Bang Iwan Fals di album Suara Hati tahun 2002. Lirik doa ini yang belakangan saya dendangkan berulang untuk menidurkan anak saya yang ketiga. Dan alhamdulillahnya bisa menenangkan, baik dia maupun saya. Lirik-lirik lagu memang sering kali menyihir alam bawah sadar kita. Sepertinya ini lagu seperti menerapi diri sendiri.
Berikut ada lah lirik lengkapnya.
Saya tidak memiliki latar belakang musik dan nada, saya hanya penikmat saja. Ketika hendak mau nulis tentang lagu ini, mengingatkan saya bahwa di blog ini saya pernah menulis tentang lirik lagu Iwan Fals.
- Makna Sederhana Lirik Lagu Seperti Matahari Karya Iwan Fals
- Analisis Sederhana Lirik Lagu Iwan Fals: Semoga Kau Tak Tuli Tuhan
Plis, bagi yang agak geli dengan judulnya yang bombastis dan terkesan mendalam, mohon dimaklumi sebab tulisan itu saya unggah di tahun 2011 dan 2012, zaman ketika saya masih jadi mahasiswa dan asyik dengan nuansa pergerakan. Lagu-lagu Iwan Fals memang cocok untuk jiwa-jiwa mahasiswa. Menilik kembali catatan-catatan kita dulu kadang membuat kita geli sendiri.
Tapi begitulah hidup.
Kembali ke lirik Doa ini, jadi, untuk menambah koleksi tulisan tentang lirik lagunya Iwan Fals yang lain, saya mau memberikan sedikit ulasan pribadi tentang lirik Doa di album Suara Hati tahun 2002. Saya membaginya menjadi enam bagian. (saya tidak tahu istilah teknisnya apa dalam penulisan lirik)
Berjamaah
Menyebut asma Allah
Saling asah, saling asih, saling asuh
Berjamaah sambil menyebut asma Allah memberikan gambaran bahwa berkumpul untuk berzikir adalah salah satu cara agar kita bisa mengontrol diri oleh sebab itu dibutuhkan kesalingan dengan yang lain yaitu saling mengasah kemampuan dan kemandirian satu sama lain, saling mengasihi antarjemaah dan saling mengasuh yang berarti saling mengingatkan dalam hal kebaikan.
Dalam hal ini berarti prinsip kesalingan adalah kesadaran dalam kesetaraan.
Berdoalah sambil berusahaagar hidup jadi tak sia-sia
Berdoa dalam istilah tasawuf adalah harapan (raja'), harapan itu penting sebab memberikan kita daya optimistis dalam menjalani hidup. Salah satu ciri kita memiliki harapan adalah dengan berusaha. Jadi doa dan usaha biasanya adalah satu paket. Jika hanya berdoa namun tidak berusaha, itu bukan berharap melainkan berangan-angan (thulul amal).
Tujuan dari doa dan berusaha adalah agar hidup jadi tak sia-sia. Saya sangat setuju sih dengan ini sebab sia-sia itu adalah hal yang tak pernah diciptakan oleh Allah. Segala entitas di dunia ini pasti memiliki manfaat masing-masing, jika kita tak bisa memberi makna dalam hidup yang bermanfaat itu, sepertinya itu hal yang sangat menyedihkan.
Badan sehatJiwa sehathanya itu yang kami mau
Kita familiar dengan pepatah Latin mens sana in corpore sano, yang artinya lebih kurang di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat pula. Namun dalam konteks ini Iwan Fals memisahkan keduanya, badan dan jiwa itu memiliki karakteristik yang berbeda, seperti jasmani dan rohani. Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu jiwanya sakit namun tubuhnya bisa sangat sehat, dan bisa jadi sebaliknya. Tubuh kita sehat, namun mental kita sedang sakit karena menyimpan trauma, misalnya.
Ada redaksi hanya itu yang kami mau, kata hanya itu, bagi saya bukan mengerdilkan kesehatan badan dan jiwa, melainkan karena nikmat sehat itu biasanya adalah nikmat yang paling sering tidak kita perhatikan dan sadari, oleh sebab itu kita sering lupa, karena saking biasanya. Hanya yang tidak sekadar hanya.
Hidup berkahpenuh gairahmudah-mudahan Allah setuju
Berkah itu artinya bertambahnya kebaikan (ziyadatul khair), jika kita diberi tambah rizki dan rizki itu tidak membuat kita jadi kikir, itulah keberkahan. Jika kita diberi ilmu tapi ilmu itu tidak membuat kita jadi sombong, itulah berkah. Dan seterusnya. Penuh gairah merupakan salah satu kunci hidup kita menjadi lebih bermakna, jika kita kehabisan semangat dalam menjalani hidup, sepertinya kita akan mengalami kebuntuan dalam menjalani makna hidup untuk apa?
Inilah lagu pujian, nasehat dan pengharapandari hati yang pernah matikini hidup kembali
Doa-doa merupakan pujian, sebab kita menyadari sebagai makhluk yang ada pencipta yang lebih besar dari kita yaitu Allah. Hal ini mengingatkan saya dengan kalimat "Jika Allah menakdirkanmu bisa mengangkat tangan (berdoa), itu tanda Allah mau memberi" saya lupa itu kutipan yang saya ingat dari mana, apakah dari Hikam syaikh Ibn Athaillah, ya?
Oke sekian dulu tulisan tentang lirik lagu Iwan Fals. Entah hari ini saya sudah menyanyikannya berapa kali hingga akhirnya anak yang ketiga saya tertidur.
Jumat kemarin saya menghadiri acara peluncuran siniar (podcast) Satu Koneksi yang dibuat oleh Tim Admisi IIQ An-Nur. Siniar itu punya jargon Satu cerita banyak inspirasi. Rencananya mau diunggah di Youtube satu bulan sekali. Menurut ketua Admisi Pak Ali salah satu tujuan dari mendirikan siniar ini adalah untuk promosi dan menjalin silaturahmi dengan ekosistem yang ada mulai dari yayasan, pondok pesantren, lembaga formal dan lainnya. Demi acara tersebut, saya jadi mengosongkan jam kuliah Studi Syarah Hadis dan meminta mahasiswa untuk diskusi mandiri dengan materi yang saya berikan.

Post a Comment