Ads #1

5 Manfaat Internet bagi Perguruan Tinggi

manfaat internet di kampus

Di kampus tempat saya bekerja yaitu IIQ An-Nur Yogyakarta selain mengajar, saya pernah menjadi bagian tata kelola jaringan internet, meskipun saya tidak memiliki latar belakang pendidikan teknik informasi. Tapi, namanya kampus swasta dengan swakelola, saya kira tidak sedikit yang merangkap pekerjaan seperti saya. 

Ketika itu posisi saya sebagai Kepala Tata Usaha dan kebetulan, hal yang belum diperhatikan secara khusus adalah persoalan jaringan internet. Kami berlangganan Telkom dengan anggaran yang sangat minimalis. Meskipun minimalis, waktu itu masih cukup untuk memberikan fasilitas kepada dosen dan mahasiswa terkait koneksi internet. 

Seiring dengan jumlah mahasiswa yang terus meningkat, dan kebutuhan akses internet makin mendesak, kami lalu menaikkan kapasitas dan kecepatan akses langganan Telkom yang salah satu produk layanannya adalah IndiHome. 

Lama kelamaan, saya baru menyadari bahwa ternyata internet memiliki manfaat yang luar biasa di dunia pendidikan. Oleh sebab itu, pada tulisan ini saya akan membahas tentang 5 manfaat internet di dunia pendidikan, hasil dari refleksi selama menjalankan tugas di kampus selain mengajar. 

Sebelum melanjutkan tulisan ini, perlu dipahami dulu bahwa ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi yang bersifat subjektif, jadi yang jika terdapat hal-hal yang berbeda dengan yang dialami oleh orang lain, saya kira hal yang sangat wajar. 

Manfaat Internet di Perguruan Tinggi

Setelah merenung sambil merecall dampak-dampak positif dari internet bagi perguruan tinggi sesuai yang saya alami, lalu saya punya kesimpulan bahwa ada 5 poin penting terkait hal tersebut. Kelima poin itu akan saya sampaikan secara sederhana saja dan tentunya sesuai pengalaman pribadi.

Pusat Informasi Lembaga

Kebetulan, saya adalah alumni IIQ (sebelumnya STIQ) An-Nur tahun 2012, ketika menjadi mahasiswa, saya ikut promosi dengan menyebar brosur, banner iklan penerimaan mahasiswa baru. Kegiatan itu bisa di jalan raya, tempat ibadah, menempelkan spanduk di pohon-pohon besar di sepanjang jalan, kadang-kadang di sampingnya berbarengan ada foto caleg. Hehe... 

Hal itu dilakukan untuk mengenalkan kampus, mulai dari mencantumkan visi misi perguruan tinggi, lokasi, hingga profil lulusan.

Setelah saya bekerja di kampus ini, lalu saya diberikan tugas untuk mengurus website kampus, mungkin karena saya "dianggap" lumayan mengerti dunia internet, blog dan website, ditambah sedikit-sedikit bisa menulis, maka saya diminta untuk merawat website. 

Tanpa pertimbangan yang panjang, saya berkenan. Lalu saya menyediakan semua informasi yang sekiranya dibutuhkan oleh orang lain yang belum mengenal kampus IIQ An-Nur Yogyakarta. Pusat informasi tersebut mulai dari sejarah, visi-misi, Akta Pendirian, Akreditasi, jumlah fakultas dan prodi hingga menulis berita-berita yang berkaitan dengan kepentingan kampus. 

Dengan hal itu, saya merasa dimudahkan jika ada yang membutuhkan informasi tentang kampus, saya tinggal memberikan tautan kepada yang bertanya. Tak perlu lagi ngobrak-ngabrik kertas arsip. 

Rekrutmen Dosen dan Karyawan

Manfaat internet bagi pendidikan khususnya perguruan tinggi yang kedua adalah memudahkan dalam rekrutmen dosen dan karyawan.

Biasanya, dalam hal rekrutmen tentu ada syarat dan ketentuan yang sangat panjang sekali, dan tidak mungkin dimuat dalam satu halaman poster yang disebar. Nah, untuk menyiasati hal tersebut, saya membuat halaman di web kampus yang isinya adalah syarat dan ketentuan rekrutmen yang dibutuhkan. 

Dengan hal itu, saya tinggal melampirkan tautannya di poster rekrutmen tersebut. Hal ini bisa menyederhanakan dan memudahkan calon dosen dan karyawan yang ingin mengetahui lebih lengkap syarat dan ketentuannya. 

Internet memberikan kemudahan yang bermanfaat bagi saya dan kampus. 

Mempermudah Akses Sistem Akademik 

Manfaat internet dalam pendidikan adalah mempermudah mahasiswa dan dosen dalam mengakses sistem akademik di kampus. Mahasiswa bisa melalukan KRS dan konsultasi kepada Dosen Pembimbing Akademik (DPA) secara daring melalui sistem tersebut. Tak hanya itu, membagi tugas dan rekap presensi pun mudah untuk dipraktikkan.

Internet dalam hal ini memberikan pengaruh besar pada perkembangan teknologi di ranah pendidikan. Apalagi ketika pandemi dua tahun yang lalu. Internet sangat membantu sekali, kegiatan belajar dan mengajar masih bisa berlangsung meskipun tidak tatap muka. 

Sarana Berbagi Bahan Ajar 

Sebagai dosen yang belum memiliki buku ajar yang diterbitkan (duh, jadi agak malu) saya sering kerepotan membagikan bahan ajar. Membagikan materi dengan cara menggandakan (foto kopi) pun sering kali tidak menjamin bisa dirawat oleh mahasiswa. 

Jadi, bagi saya dan ini juga dilakukan oleh beberapa dosen yang lain di kampus saya, yaitu membagikan bahan ajar dalam bentuk soft file. Bisa berbentuk PDF, Word, atau halaman yang diprivat di blog/website. 

Saya sendiri sering kali mengunggah tulisan dan bahan materi kuliah di blog ini, yang tautannya saya sembunyikan. 

Dengan hal itu, bisa memberikan kemudahan kepada mahasiswa, jadi mereka bisa belajar dengan materi-materi yang bisa diakses di manapun dan kapanpun selagi masih terkoneksi dengan internet. 

Nah, inilah manfaat yang ketiga. 

Manfaat internet selanjutnya adalah dapat menyimpan data sekaligus berbagi. 

Penyimpanan dan Berbagi Data

Sekarang zamannya adalah penyimpanan berbasis cloud yang bisa diakses di manapun dan kapanpun selama masih terkoneksi dengan internet. Mengingat data kampus yang banyak dan bisa memakan banyak sekali space hardisk, saya menggunakan internet untuk berbagi data sekaligus penyimpanan. 

Image by Mariann Szőke from Pixabay

Platform seperti Google dan Microsoft memberikan akses kepada para lembaga sekolah yang ingin menggunakan jasa penyimpanan tersebut. Jasa gratis tersebut saya gunakan sebagai sarana penyimpanan dan berbagi data di kampus. 

Jadi, ketika ada dosen yang membutuhkan data-data tertentu yang sifatnya semi terbuka, saya tinggal memberikan tautannya agar bisa diunduh tanpa harus membuka berkas di penyimpanan komputer yang berbasis hardisk. 

Misalnya dalam hal akreditasi prodi yang membutuhkan banyak sekali berkas-berkas bukti yang harus dilampirkan. Ketika sekarang harus serba daring (online) maka berkas-berkas yang dibutuhkan tersebut harus tersedia pula secara online, sehingga pihak asesor dengan mudah untuk memeriksa bukti-bukti tersebut.

Hal ini bisa menghemat waktu dan efektif, paling tidak sesuai dengan apa yang saya rasakan hingga saat ini dari manfaat internet bagi perguruan tinggi. 

Demikianlah 5 manfaat internet bagi perguruan tinggi. Sebenarnya masih banyak sekali manfaat internet bagi perguruan tinggi, namun saya kira kelima manfaat tersebut yang paling sering bisa saya rasakan sebagai pengguna jasa Telkom Indonesia. Selanjutnya saya akan memberikan pengalaman sedikit tentang pelayanan langganan di Telkom internetnya Indonesia. 

Pengalaman Pelayanan Langganan Telkom Indonesia

Kalau tidak salah ingat, langganan Telkom di kampus tempat saya bekerja sudah berjalan sejak 2012 yakni lebih kurang sudah 10 tahun. 

Pada tahun 2017, seiring dengan pertumbuhan mahasiswa secara kuantitas, saya mengajukan untuk menambah kapasitas dan kecepatan kepada pihak kampus. Hal ini agar bisa memberikan fasilitas kecepatan akses internet bagi dosen dan mahasiswa. Sebab semakin banyak pengguna maka seharusnya semakin besar pula kapasitas yang digunakan. 

Pengalaman saya menaikkan kapasitas tersebut sangatlah mudah dan cepat. Saya tinggal ke kantor Telkom terdekat, lalu lapor kepada pegawai kalau ingin menambah kecepatan dan kapasitas internet. Pada bulan berikutnya, kecepatan dan kapasitas tersebut langsung aktif tanpa dipungut biaya. 

Pelayanan yang cepat tidak hanya di kantor, namun juga ketika ada kendala koneksi bermasalah. Pernah suatu ketika kabel internet yang terpasang di gedung kampus terputus, entah karena ada yang iseng atau apa saya kurang mengerti. Wajar saja, karena lokasi kampus IIQ An-Nur dekat dengan sawah dan kabel melintasi jalan. 

Ketika hal itu diketahui, teman sekantor saya telepon pihak Telkom dan meminta untuk diselidiki. Tak kurang dari 1 jam, pegawai telkom datang lengkap dengan peralatannya lalu memasang kembali kabel yang putus tersebut. 

Dan syukurnya pelayanan tersebut tanpa dipungut biaya sama sekali, meskipun pihak Telkom melalukan pengkabelan lagi. Fakta-fakta tersebut yang menjadikan saya tidak ragu-ragu lagi untuk berlangganan IndiHome yang terbukti bisa melakukan pelayanan dengan penuh integritas. Tidak hanya untuk rumahan dan skala kecil, namun juga skala besar untuk kelas perguruan tinggi. 

Demikian tulisan tentang manfaat internet bagi perguruan tinggi, semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Tak perlu pikir panjang lagi soal Internetnya Indonesia, karena ada IndiHome. Manfaat tak terbatas Internetnya Indonesia. 

Qowim Musthofa
Qowim Musthofa Blogger yang tinggal di Bantul. Mengajar di Institut Ilmu al-Qur'an (IIQ) An-Nur Yogyakarta. Terima kasih telah berkunjung. Korespondensi melalui surel: [email protected]

Post a Comment for "5 Manfaat Internet bagi Perguruan Tinggi"