Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Lebaran Tahun Ini

Sya’ban dan Ramadhan. Beberapa kali tidak pergi ke masjid untuk membayar tunai salat jumat. Dalih covid-19 menjadi alasan paling utama. Namun sebenarnya di dasar hati merasa, ada atau tidaknya covid-19 tubuh ini tetap saja malas menunaikannya. 

Kebetulan. 

Lebaran tahun ini, meski bulan puasa #Dirumahsaja tetap saja hati dan pikiran meraba keburukan orang lain, baik di media daring maupun di dunia nyata.

Lalu lupa dengan aib dan kotoran di hati. Pepatah “Gajah di pelupuk mata tak tampak, virus (corona) di seberang lautan tampak (jelas)” selalu relevan hingga entah kapan. 

Hanya mendapatkan haus dan lapar saja. 

Lebaran tahun ini, shalat Ied di kontrakan. Dua rekaat menjadi sebatas ritual saja, setelahnya tak ada apa-apa. Opor dan ketupat hanya simbol; boleh makan di hari itu.

Memberi dan meminta maaf menjadi menakutkan jika berjabat tangan; tak boleh bersalaman sembarangan.

Lebaran tahun ini, tanpa orang tua dan mertua. Dari rumah kontrakan meminta maaf lewat video call saja. Yogyakarta - Kudus - Tulung Agung sambung-menyambung virtual dari mata ke mata.
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1l6IEQU6WXtts0d22WRPzjvY1fos3g4OI
Semoga tidak hanya itu saja, melainkan hingga hati lalu bertransformasi menjadi doa lalu menjadi nyata.

Semoga...

Qowim Musthofa
Qowim Musthofa Dosen IIQ An Nur Yogyakarta dan Pengedar Buku di Elbustane Bookstore

Posting Komentar untuk "Lebaran Tahun Ini"

Berlangganan via Email