Widget HTML Atas

5 Hal yang Bisa Kita Lakukan Di Masa Karantina Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 semakin ke sini semakin banyak yang positif, hingga artikel ini ditulis, menurut media daring resmi covid19.go.id 26/4/2020 pasien positif 8.882 yang sembuh 1.107 dan yang meninggal mencapai 743. Itu bukan sekedar angka ya. Tapi nyawa.

Karena itu mungkin, membuat Pak Presiden Jokowi melarang melakukan mudik tahun ini, tapi tidak untuk yang pulang kampung. Hehehe...
Gambar oleh EAK. K dari Pixabay
(Mana saya sudah pesan tiket kereta untuk mudik ke Tulung Agung ... Hadehhh)

Masa-masa pandemi ini sudah lumayan lama, kira-kira 1 bulan aktivitas kita berubah drastis, yang biasa kumpul-kumpul untuk kerja dan kuliah di kampus tiba-tiba harus lebih sering di rumah saja.

Di pesantren, semua santri dihimbau untuk pulang, hanya tinggal puluhan orang saja yang tinggal, dan itupun sudah tidak diperkenankan untuk pulang. Mereka harus tetap di pesantren hingga entah kapan.

Bagi yang tetap di pesantren mungkin sudah sibuk, karena memang tiap hari kerjaannya cuma mengaji. Tapi bagaimana mereka yang di kost atau di rumah masing-masing?

Gabut tentu saja ya. Karena aktivitas sehari-hari yang biasa kita lakukan tiba-tiba berubah begitu saja. Kaum rebahan yang sering sambat, kini pun juga bingung karena tanpa sambat pun, auto rebahan. Hehehe

Daripada bingung-bingung nih saya kasih tips untuk mengisi waktu di masa pandemi, barangkali bisa bermanfaat, apalagi sekarang sudah masuk bulan Ramadhan kan. Tentunya semakin lemes dan bingung terus

1. Ikut Kuliah/Kursus Online/Ngaji Online

Bagi para mahasiswa yang sedang pulang, tentunya aktivitas kuliah masih tetap berjalan. Bagi yang dosennya rajin ngasih kuliah tentu ini menjadi pengisi waktu luang yang baik.

Sambil rebahan kita bisa dengerin kuliah dan mengerjakan tugas-tugas jika ada. 

Jika dirasa kurang sibuk, kalian bisa ngambil kelas-kelas online yang sekarang tersebar luas di media sosial. Mulai dari kelas menulis, jualan online hingga kursus bahasa asing. 

Silakan ambil sesuai dengan minat kalian dan sekiranya bisa menunjang tumbuh kembangnya kreativitas dan minatnya.

Selain itu kita juga bisa mengikuti kanal-kanal di sosial media untuk mengikuti pengajian dan ceramah-ceramah agama. Tapi harus selektif ya jangan asal mendengarkan yang sedang viral-viral saja. Pilih salah satu atau dua kanal saja agar pemahaman kita tidak tumpang tindih dengan pemahaman yang lain.

Sebab setiap ustaz atau ulama mempunyai cara dan gaya menjelaskan perkara agama. Pilih saja yang lemah lembut, menyegarkan pikiran dan memberikan semangat hidup optimis. Jangan sebaliknya.

Sekarang sudah banyak kanal-kanal di aplikasi penyedia konten-konten islami, mulai dari youtube, spoon radio dan lain-lain.

2. Olahraga Ringan

Kenapa olah raga ringan? Ya karena kalau berat-berat nanti puasanya jadi terganggu. Bisa jalan-jalan aja bolak-balik ruang tamu-dapur ruang tamu-dapur gitu aja. Hehehe. Genap 10 kali lumayan lah untuk gerak.

Atau bisa membersihkan rak-rak buku, meja, kamar yang berantakan, lemari baju yang amburadul. Beresin aja. Lumayan lho...

Efeknya luar biasa, karena semakin kita tidak bergerak maka semakin malaslah tubuh kita, dan akan meracuni pikiran kita untuk berpikir yang tidak-tidak. Ya itu karena tubuh kita diam, jadi pikiran kita tidak fokus.

Lama-lama ini bisa jadi depresi lho. Hehe

3. Membaca Buku

Elbustane Bookstore
Luangkan waktu sejenak saja untuk membaca buku. Bagi kalian yang belum terlalu suka membaca bisa mulai 10 menit di waktu khusus, misalnya habis mandi. Ketika tubuh sedang seger-segernya bisa memengaruhi hormon semangat untuk membaca. 

Baca buku apa ya? Sesuai minat saja. Jangan dipaksakan harus baca ini itu. Temukan buku yang paling dekat dengan dirimu, buka lalu baca halaman demi halamannya. 

Selain baca buku ya baca alquran saja, kan mumpung ini bulan ramadhan lumayan kalau sebulan bisa khatam satu kali, syukur bisa lebih. Hehe

Jika kalian bingung ingin stok buku yang baru-baru bisa dicek koleksi katalog saya di sini. Langsung tertaut di tokopedia, bukalapak dan shopee.

4. Memasak

Nah ini, aktivitas baru yang menyenangkan. Hehe. Sejak pandemi covid-19 ini saya sudah membantu istri lho membuat nugget ayam dan pisang, donat, dan masak-masak yang ringan. 

Resepnya bejibun di internet, sekarang apa sih yang susah untuk akses informasi dan tutorial? Serba mudah semua tinggal praktik saja. Hihi

Aktivitas ini menyenangkan sebetulnya. Membuat daya kreativitas dan efek pengangguran kita menjadi lebih baik. 

Mengalihkan pikiran aneh-aneh sebab nganggur itu bisa membantu kita untuk berpikir positif.

5. Bercengkerama Bersama Anggota Keluarga

Jika kalian di rumah, ini baik untuk membangun komunikasi dengan keluarga, mulai dari ayah, ibu, kakak, adik dan saudara yang lain.

Anggap saja kondisi pandemi ini menjadi quality time bagi keluarga yang bisa digunakan untuk saling mengeratkan hubungan tidak hanya struktural tetapi juga emosional antar keluarga.

Kalau saya karena jauh dengan keluarga, hanya istri dan Yahya, jadi sehari-hari saya bermain bersama dengan Yahya.

Apalagi, sekarang Yahya sudah mulai ndremimil ngomong tidak jelas. Saya dan istri sering kebingungan apa yang diucapkannya. Hehe

Misalnya tiba-tiba ia bilang "Etaa, eetaa, eetaaaa"

Eh ternyata main kereta-kereta.

"Nyii, nyii, nyiii"

Eh ternyata disuruh nyanyi. Lalu kami bernyanyi bersama

Naik kereta api tut tut tuuuut siapa hendak turuuuuut. Sambil kedua tangan Yahya gerak ke kanan-kiri atas dan bawah.

Semoga tipsnya bermanfaat ya.

Selamat menunaikan ibadah puasa :) Semoga diberikan kesehatan dan kebahagiaan selalu :)
Qowim Musthofa
Qowim Musthofa Dosen IIQ An Nur Yogyakarta dan Pengedar Buku di Elbustane Bookstore

Tidak ada komentar untuk "5 Hal yang Bisa Kita Lakukan Di Masa Karantina Pandemi Covid-19"

Berlangganan via Email