Ads 720 x 90

aku masih tak paham apapun

meski napasmu masih terengah sepagi ini, membuat suaramu yang begitu parau, entah tujuan apa ingin apa, lakumu selalu menenangkan angin, mentari pun malu di balik gelombang awan dan kabut.

engkau mengajarkan segalanya agar dilupakan, kecuali napas yang tak henti hentinya menghembus. sayang sekali, aku masih sekanak kanak ini. untuk melihat huruf demi huruf bermuara yang kita sebut ilmu. 

sayang sekali, aku masih selalu senang berkelit untuk sabar membuka buku buku itu. kau pernah mengatakan "segalanya yang kamu lakukan, jika niatmu selain kepada allah, berhentilah, ubahlah sesegera mungkin"

aku masih tak paham apapun. dan aku tak mau tergesa untuk mengartikan apa ini apa itu.
Qowim Musthofa
penjual buku

Related Posts

Post a Comment

Mau Berlangganan?